BUBUR HAYAM DOA SEPUH, SARAPAN ENAK
BUBUR HAYAM DOA SEPUH
BUBUR HAYAM DOA SEPUH, BUBUR TER ENAK DI BALIKPAPAN
Satu Dekade Kehangatan dalam Semangkuk Bubur Hayam Doa Sepuh
Perjalanan rasa kami tidak dimulai kemarin sore. Semuanya berawal 10 tahun yang lalu di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Bermodalkan resep keluarga dan tekad untuk menyajikan sarapan yang mengenyangkan sekaligus menenangkan jiwa, Bubur Hayam Doa Sepuh lahir.
Resep Otentik dari Tanah Pasundan
Kami membawa cita rasa khas Jawa Barat (Sunda) langsung ke Kalimantan. Setiap mangkuknya adalah perpaduan tekstur bubur yang lembut dengan gurihnya kuah kuning dan rempah yang meresap sempurna. Nama "Doa Sepuh" bagi kami adalah jembatan berkah—sebuah pengingat bahwa setiap suapan yang dinikmati pelanggan adalah hasil dari doa dan ketulusan orang tua.
Lebih dari Sekadar Bubur Biasa
Alhamdulillah, berkat kesetiaan pelanggan, kami terus berinovasi tanpa menghilangkan rasa aslinya. Menu andalan kami siap menemani pagi Anda:
Bubur Ayam Spesial: Primadona kami! Dilengkapi dengan abon spesial yang gurih, telur rebus utuh, dan taburan hati ampla cincang yang melimpah.
Bubur Ayam Biasa: Pilihan klasik yang tetap memikat lidah.
Teman Setia Bubur: Lengkapi sarapanmu dengan aneka sate-satean (usus, telur puyuh, hati ampla, kulit), telur rebus, hingga telur asin .
Kabar Gembira: Kami Sudah Hadir di Balikpapan!
Setelah menemani masyarakat Berau selama satu dekade, kini Bubur Hayam Doa Sepuh resmi melebarkan sayap ke Kota Beriman. Warga Balikpapan tidak perlu jauh-jauh lagi untuk merasakan kehangatan sarapan khas Sunda kami.
📍 Alamat Kami: Jl. Indrakila No. 78, Balikpapan (Samping Go Optik, tidak jauh dari kantor Tribun Kaltim)
Kenapa harus Bubur Hayam Doa Sepuh? Karena sarapan bukan cuma soal kenyang, tapi soal memulai hari dengan rasa syukur dan energi yang tepat. Jangan lewatkan salah satu sarapan pagi terbaik di kota ini!
Sampai jumpa besok pagi di warung kami!
BUBUR TER ENAK DI BALIKPAPAN
BUBUR HAYAM DOA SEPUH
Cabang Balikpapan " Jl. Indrakila no 78 samping go optik tidak jauh dari tribun kaltim"
Cabang Berau " Jalan gatot subroto bedungun sebrang gembobg wal
Dari Kesabaran Menuju Kemenangan: Perjalanan 10 Tahun Doa Sepuh
10 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk sebuah konsistensi. Di balik kepulan uap hangat dar
i panci besar di Kabupaten Berau, tersimpan sebuah perjalanan panjang tentang rasa, kerja keras, dan kekuatan doa. Warung Bubur Hayam Doa Sepuh telah melewati ribuan pagi, melayani pelanggan setia dengan satu janji yang tak pernah berubah: menyajikan kehangatan otentik dari tanah Pasundan.
Kini, penantian itu membuahkan hasil. Menandai tahun ke 10 perjalanannya, "Doa Sepuh" resmi melebarkan sayapnya. Kabar gembira ini hadir bagi para penikmat kuliner balikpapan di Jl. Indrakila, kampung timur tepat di samping Go Optik dan selangkah dari pusat informasi Tribun Kaltim.
Sebuah Simfoni Rasa khas Jawa Barat
Apa yang membuat Bubur Hayam Doa Sepuh begitu dinanti? Jawabannya ada pada jati dirinya. Ini bukan sekadar bubur ayam biasa; ini adalah cerita tentang cita rasa Jawa Barat yang disajikan dalam semangkuk kehangatan.
** Tekstur yang Lembut & Gurih: Bubur dimasak perlahan hingga mencapai tekstur yang lembut namun tetap bertekstur, kaya akan kaldu ayam asli yang meresap hingga ke tiap bulir nasi.
Sentuhan Rempah Otentik: Disajikan dengan ciri khas bubur ala Jawa Barat yang menggunakan kuah kaya rempah, memberikan aroma yang menggoda selera sejak suapan pertama.
***Toping yang Melimpah: Taburan ayam suwir yang royal, kerupuk renyah, kacang kedelai, dan seledri segar menciptakan harmoni tekstur di dalam mulut.
Sambal yang Menendang: Tak lengkap rasanya tanpa sambal khas yang memberikan sensasi pedas segar, membangkitkan semangat di pagi hari atau menjadi penawar letih di kala senja.
***Lebih dari Sekadar Warung
Nama "Doa Sepuh" bukan sekadar merek. Ia adalah pengingat bahwa setiap mangkuk yang disajikan membawa restu dan ketulusan. Ekspansi ke Jl. Indrakila kampung timur kota balikpapan ini adalah bukti bahwa rasa yang jujur akan selalu menemukan jalan ke hati pelanggannya.
Bagi Anda yang merindukan suasana kuliner khas Jawa Barat atau sekadar ingin merasakan sarapan yang "naik kelas", cabang baru ini siap menjadi pelabuhan rasa yang baru.
Mari merayakan babak baru ini!
Kunjungi kami di lokasi terbaru:
📍 Jl. Indrakila (Samping Go Optik / Dekat Tribun Kaltim) kota balikpapan
Bubur Hayam Doa Sepuh: Rasanya Juara, Doanya Setulus Hati.Tersedia di Shopee , grab dan GO-JEK
Analisis Gempa Dinamik Time History dengan ETABS
Analisis Gempa Dinamik Time History dengan ETABS
Analisis dinamik linier riwayat waktu (time history) sangat cocok digunakan untuk analisis struktur yang tidak beraturan terhadap pengaruh gempa rencana. Mengingat gerakan tanah akibat gempa di suatu lokasi sulit diperkirakan dengan tepat, maka sebagai input gempa dapat didekati dengan gerakan tanah yang disimulasikan. Dalam analisis ini digunakan hasil rekaman akselerogram gempa sebagai input data percepatan gerakan tanah akibat gempa. Rekaman gerakan tanah akibat gempa diambil dari akselerogram gempa El-Centro N-S yang terjadi di Imperial Valley, California pada tanggal 15 Mei 1940. Input data akselerogram gempa El-Centro ke dalam ETABS dapat dilakukan dengan beberapa cara.
Kali ini saya mendapatkan ilmu baru dari Mas Andre Puja, seorang Mahasiswa ITB (Indonesia) yang sedang melanjutkan kuliah S2 Structural Engineering di National Cheng Kung University, Taiwan. Ada 2 cara untuk menganalisis beban lateral time history dengan menggunakan software SAP2000 atau ETABS yaitu:
CARA 1.
Pilih Define- Time History Function- Function from File. Kemudian Browse di My Computer/ C/ Program Files/ Computer and Structures/ ETABS/ Time History Function/ Elcentro. Untuk lebih jelasnya dapat lihat screen shoot berikut ini :
CARA 2.
Download recorded accelerograms dari the PEER database. Kemudian upload accelerogram yang telah didownload ke SAP2000 atau ETABS
Salah satu intitusi yang bernama “The Pacific Earthquake Engineering Research (PEER)”, yang berpusat di University of California at Berkeley, mempunyai data lebih dari 10,000 rekaman strong ground motion yang terdiri dari 173 data gempa yang berbeda yang dapat diakses publik secara online. Alamat websitenya ada di : http://peer.berkeley.edu/ dan keseluruhan database ini dapat dicari di alamat: http://peer.berkeley.edu/nga/
Sebagai contoh, misalnya kita ingin mendownload accelerogram recorded Gempa Imperial Valley 1940 earthquake. Silakan ikuti langkah seperti pada gambar berikut :
4 baris pertama data di atas adalah berupa keterangan mengenai gempa tersebut, yaitu:
- Location: “Imperial Valley”
- Date: 19th May 1940
- Time: 4:39am
- Station: “El Centro Array #9”
- Direction: Horizontal, 180°
- Units of acceleration: g= 9.81 m/s2 (acceleration of gravity)
- Number of time instants: 4,000
- Sampling time: Δt= 0.01 s (f= 100 Hz)
Dalam analisis ini redaman struktur (dumping) yang harus diperhitungkan dapat dianggap 5% dari redaman kritisnya. Faktor skala yang digunakan = G x I/R. Dimana :
- G adalah percepatan gravitasi ( 9,81 m/s²)
- I adalah faktor keutamaan gedung
- R adalah faktor reduksi gempa (dalam kasus ini menggunakan daktalitas parsial R= 4)
Untuk memasukkan beban gempa time history ke dalam SAP atau ETABS maka harus didefinisikan terlebih dahulu ke dalam Time History Case. Mengingat akselerogram tersebut terjadi selama 10 detik, maka dengan interval waktu 0,1 detik, jumlah output step-nya menjadi = 10/0,1 = 100. Data-data tersebut diinputkan ke dalam ETABS untuk gempa Time History arah X dan Y seperti Gambar 6 dan 7.
Contoh gaya geser dan momen yang terjadi karena Gempa Dinamik dengan time history dapat dilihat di bawah ini.
Peningkatan Kuat Dukung Tanah dengan Pondasi Cerucuk
Peningkatan Kuat Dukung Tanah dengan Pondasi Cerucuk
Ide- ide Yang Mendasari
Menyadur dari suntingan pidato Prof. DR. Ir. R. Roeseno pada Asian Regional Conferention On Tall Building and Urban Habitat di Kuala Lumpur, 1998, menceritakan pengalamnya pada waktu membangun gedung Laboratorium Unair Surabaya tingkat 4 (empat) dengan cerucuk bambu berdiameter 12 cm dan panjang 4-5 meter. Sistem pemasangan cerucuk bambu betul- betul terlepas dari struktur pondasi, adapun yang diharapkan adalah peningktan daya dukung tanah lunak yang sangat kecil menjadi lebih besar, yaitu : dari (q all. ) = 0,25 kg/cm2 menjadi dua kalinya. Dari hasil pengalaman bapak Prof. Roeseno tersebut ada 3 (tiga) hal penting yang perlu dicatat yaitu :
- Dengan pemasangan cerucuk bambu kedalam tanah lunak maka cerucuk bambu tersebut akan memotong bidang longsor (sliding plane) sehingga kuat geser tanah secara keseluruhan akan meningkat.
- Dalam pemasangan cerucuk bambu berdiamter 12 cm, jarak antar cerucuk bambu 40 cm dan panjang 4-5 m, daya dukung tanah yang semula 0,25 kg/cm² dapat meningkat sampai 0,50 kg/cm².
- Dari penulis tersebut memberikan informasi bahwa penjelasan secara ilmiah bagaimana sistim cerucuk dapat meningkatkan kapasitas daya dukung tanah lunak perlu dikaji lebih lanjut, akan tetapi dalam praktek dengan jarak cerucuk tertentu dapat meningkatkan daya dukung 2 (dua) kali lipat dari aslinya.
Evaluasi hasil percobaan daya dukung pondasi cerucuk ukuran 20x20 cm2, menunjukkan bahwa model cerucuk 2 x 2 jarak 9 d (diameter), model 3 x 3 jarak 4,5d, model 4 x 4 jarak 3 d, model 5 x 5 jarak 2,25 d, model 6 x 6 jarak 1,8 d, tidak menimbulkan keruntuhan blok pondasi, maka daya dukung cerucuk dapat dihitung dengan menggunakan factor effisiensi. Untuk model 7 x 7 jarak 1,5 d, dan model 8x8 jarak 1,25 d, memberikan keruntuhan blok, maka daya dukung cerucuk dapat dihitung sebagai blok tiang.
Yang cukup menarik dalam penelitian tersebut adalah adanya perubahan peningkatan cohesi undrained (CU) pada pengukuran vane shear test yang dilakukan pada tanah dalam box, dengan jarak 7,5 cm dari sisi model pondasi cerucuk dan kedalaman 30 cm dari permukaan tanah. Melihat kondisi ini berarti terdapat pemadatan tanah disekeliling kelompok tiang meskipun peningkatan nilai kohesi undrained (Cu) relative kecil, akan tetapi pengaruh daya dukung tanah pondasi akan besar.
Studi Daya Dukung Tanah dengan Cerucuk Bambu di pantai Utara kota Semarang dilakukan oleh Tim penelitii Universitas Katolik Sugiyapranata Semarang pada tahun 1995 (Ir. Y Daryanto dkk). Penelitian tersebut merupakan lanjutan dari Abdul Hadi dengan skala penuh yang dilakukan di daerah terboyo Semarang. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa pondasi cerucuk bambu tidak dapat dikatakan sebagai “Pondasi” tetapi lebih tepat merupakan perbaikan daya dukung tanah pendukung pondasi.
Materi diatas bersumber dari semnar pondasi cerucuk yang pernah disampaikan oleh Ir Muhrozi, MS (Ketua Labolatorium Mekanika Tanah Undip). Untuk mendapakan uraian yang lebih lengkap tentang pondasi cerucuk, dapat download materi seminar di link berikut Download
Sumber
Konstruksi Pondasi Cakar Ayam
Konstruksi Pondasi Cakar Ayam
Maka untuk mengatasi persoalan ini, Prof.Dr. Ir. Sedijatmo telah menemukan suatu cara yang relatif tidak mahal dan tidak memakan waktu, pembuatannyapun tidak sulit, dan tidak memerlukan alat- alat yang khusus dan tinggi harganya. Cara baru ini dinamakan oleh penemunya "Pondasi Cakar Ayam" dan terdiri dari pelat beton bertulang yang tebalnya 10 s/d 12 cm dan dibagian bawahnya diberi pipa- pipa beton bertulang pula yang menempel kuat-kuat pada pelat beton tersebut. Atas jasanya ini, Prof Dr. Sedijatmo menerima penghargaan ilmiah dari Senat Guru Besar ITB
Diameter pipa biasanya diambil 1,20 @ 1.50 meter dan panjangnya antara 1.50 @ 3.00 meter, sedangkan tebalnya pipa biasa diambil 8 cm."Pipa-pipa beton tsb, dimasukkan kadalam tanah yang (biasanya) lembek dan pelat betonnya berada disebelah atasnya. Pelat beton itu akan mengapung diatas tanah lembek dan pipa-pipa beton yang masuk dalam tanah itu menjaga agar pelat diatasnya tetap datar dan kaku. Pelat ini meskipun tipis namun ia bisa mencapai kekakuan (stiffness) yang besar karena pipa beton yang ada di bawahnya, dan pipa-pipa beton ini mengambil kekuatannya dari sifat-sifat tanah yang dikenal sebagai “passieve gronddruk” suatu sifat yang pada system pondasi lain tak pernah dimanfaatkan. Dengan demikian, maka jumlah materiaal yang digunakan dapat direduksi sebesar-besarnya.
Pada dasarnya systeem Cakar Ayam ini dapat digunakan untuk segala macam keadaan tanah, dari yang terlembek sampai kepada yang terkeras. Hanya dari sudut biaya maka penggunaannya akan sangat ekonomis dibanding dengan systeem lain apabila daya tahan tanah yang diizinkan (toe te laten draagvermogen) terletak antara 0,15 kg/ cm2 sampai 0,35 kg/cm2 atau 1,5 ton/m2 sampai 3,5 ton/m2.Untuk keadaan tanah semacani ini pemakaian beton keseluruhannya (pelat dan pipa-pipa) akan sebesar 0,25 s/d 0,30 m3/m2 pelat dengan tulangan tidak lebih dari 90 kg/m3 beton. Cara memasangnyapun sangat sederhana dan dapat dilakukan oleh setiap pemborong yang pernah mengerjakan pekerjaan beton bertulang.
Sebagai contoh pelat pondasi Cakar Ayam seluas 2.300 m² di Semarang selesai dikerjakan dalam waktu 3 bulan dengan baik oleh pemborong kelas menengah. Hingga kini pondasi Cakar Ayam telah dipakai dengan succes dalam proyek :
* 2 bh. hanggar dengan bentang 64 m10-bh. hoogepanningsten P.L.N.
* 2 bh. Watertorens
* 1 bh. Scheepshelling di Tg. Priok.
* 1 bh. Gereja Katolik di Jakarta.
* 2 bh. pondasi diesel generator
* 4. bh. pondasi Pusat Tenaga Listrik; Gas di Palernbangl bh. kantor Doane ( Bea Cukai) di Semarang 1 bh. gedung Bank Indonesia di Pakanbaru
* 1 bh, repair-sation IDA di Godong, Semarang1 Jembatan di Situnggak, Indramayu high tension towers P.L.N. di Gresik, Surabaya 1 gedung P.L.N. bertingkat tiga di Menteng, Jakarta1 hanggar Pertamina di Kmayoran, Jakarta high tension tower di Banjarmasin
high tension tower di Palembang
* 1 bonded Warehouse II di Ancol 'Tg. Priok'
Mengenai patent-nya sendiri system Cakar Ayam. tersebut telah di-patent-kan di Negara-negara : - Indonesia dengan no. octrooi 1813
- Jerman Timur
- Inggris
- Perancis
- Italia
- Belgia
- Canada
- USA
- Jerman Barat '
Sebagaimana disebutkan diatas pipa-pipa yang ada dibawah pelat merupakan alat- alat pengkaku pelat (Slab stiffeners)dan bukan merupakan alat- alat penumpu pelat, (slab supporters) karena apabila ada settlement pada pelat pipa-pipa juga akan turut turun. Jadi kalau dibanding dengan pelat dengan balok- penguat maka balok penguat itulah. yang-dilakukan oleh pipa-pipa tersebut. Bedanya ialah bahwa balok penguat tidak memanfaatkan tekanan tanah pasif, sedangkan pipa Cakar Ayam justru mengexploitir adanya tekanan tanah pasif tersebut. Dari pemikiran ini saja sudah dapat dipahami bahwa volume beton pada pipa Cakar Ayam akan kurang (less) jika dibandingkan volume beton pada pipa penguat yang berarti akan lebih ekonomis.
:
Gambar dan uraian tercebut dapat dipahami bahwa pelat akan tetap kaku berkat tekanan pasif yang ada dan ukuran-ukuran dari masing bagian konstruksi dapat ditentukan dari rumus tersebut
Juga tampak bahwa sifat2 phisik tanah (physical properties) menentukan cara positif ukuran-ukuran tersebut. Luas pelat ditetapkan dari perbandingan muatan dan daya dukung tanah yang diizinkan, yang pada konstruksi jalan maupun runways sama sekali tidak menimbulkan kesulitan.
Dibandingkan dengan perhitungan konstruksi pondasi untuk bangunan gedung, maka perhitungan untuk keperluan runways maupun jalan-jalan raya adalah jauh lebih mudah karena muatan yang diatasnya adalah kecil. Sebagai contoh muatan pada runway yang mampu untuk menahan pesawat Jumbo Jet(Boeing 747) tidak akan melebihi 1 ton/m2 dan untuk jalan raya klas 1 tidak melebihi 0,5 ton/m2. Pula untuk kapasitas runway dikemudian hari juga tidak terlalu sulit pelaksanaannya karena hanya dengan menambah tebalnya pelat beton sesuai dengan kebutuhan peningkatan. Sebagai contoh untuk landasan lapangan terbang Banjarmasin kita pergunakan pipa tengah sepanjang 1,80 m, pipa tepi 2,00 m, dan tebal pelat 10 cm sedangkan untuk runway Cengkareng ( 2x3600 mx 60 m) cukup kita pergunakan panjang pipa yang sama hanya tebal pelat yang menjadi 15 cm tebal pelat-pelat tsb, sebaiknya ditambah dengan lapisan hot mixed asphalt sebagai lapisan aus setebal 4 @ 5 cm .
Jikalau pada runway yang konvensionil hanya sebagian dari runway yang dibawah roda yang mendukung muatan, maka pada systeem Cakar Ayam secara teoritis seluruh runway ikut mendukungnya, tetapi dalam perhitungan dimabil sebagian saja dari runway yang berdekatan dengan lokasi pesawat terbang. Jadi pada Cakar Ayam ini luas bagian runway yang mendukung menyesuaikan diri dengan muatan yang ada diatasnya, suatu sifat yang tidak ada pada runway system konvensionil maupun jenis pondasi lainnya.
Terhadap benturan kapal terbang pada landasan,pada waktu kapal terbang mendarat, tidak akan mempengaruhi konstruksi ini karena shock tersebut sebagian besar telah "dimatikan” oleh pegas dan shock-absorber landing gear maupun ban udara yang ada dibawahnya. Bila benturan terlalu besar maka pesawat akan mengalami kerusakan lebih dahulu. Secara teoritis maka pelat untuk runway ini tidak perlu memerlukan sambungan dillatatie sehingga tidak menimbulkan benturan kecil pada roda yang terdapat pada runway beton bertulang yang bersambungan.Untuk keperluan maintenance dillatatie ini bisa diadakan pada jarak-jarak 100 m.
Pengaruh dari pada perbedaan suhu telah diperhitungan didalam penentuan tulangan pelat. Mungkin Saudara-Saudara ingin mehgetahui berapa % penghematan apabila kita membuat runway Cakar Ayam dibanding dengan runway konvensionil. Dari perhitungan biaya yang telah dibuat untulk keperluan lapangan terbang Sjamsudin Noor Banjarmasin kita sampai kepada angka-angka sbb.
Conventional Cakar Ayam
Rp. 100 A Rp. 68 A- ( biaya) .
470 hari 255 hari ( waktu konstruksi)
Pes. DC. 9 Pes. DC.8 (daya dukung)
Biasa minim (maintenance)
Konsep Desain Strong Column Weak Beam
Mekanisme Kerja Strong Column Weak Beam
Pada saat struktur mendapat gaya lateral gempa, distribusi kerusakan sepanjang ketinggian bangunan bergantung pada distribusi lateral story drift (simpangan antar lantai). Jika struktur memiliki kolom yang lemah, simpangan antar lantai akan cenderung terpusat pada satu lantai (soft story effect) seperti ditunjukkan pada Gambar A. Sebaliknya jika kolom lebih kuat daripada balok (strong column weak beam), maka drift akan tersebar merata dan keruntuhan lokal di satu lantai dapat diminimalkan (Gambar B dan C).
Prinsip kolom kuat balok lemah bisa dicapai dengan memberikan batasan 6/5 dari Mc/Mb untuk memenuhi syarat minimum tidak terjadinya sendi plastis pada kolom lantai. Dimana :
- Mc adalah jumlah momen kapasitas 2 kolom yang bertemu di joint,
- Mb adalah jumlah momen kapasitas 2 balok yang menumpu di kolom.
Sumber
Download Ebook Penyeleasian Konstruksi Kayu
Desain Pelat Struktur (Flate System) dengan program SAP 2000 + Gratis Download Buku Tutorial
Bonus : Dwonload Buku Desain Konstruksi dengan SAP 2000
Sumber











































